TIPS JALAN-JALAN KE EROPA

Kalo mo bepergian, jangan cuman nyiapin duit saja. Tapi jauh lebih baik jika kita ‘mengenal’ lebih dulu lokasi tujuan kita. Caranya? Bisa dari browsing atau dari cerita teman. Berikut ini teman kita Satrio Anugroho (eks I-4, Fisik 1) memberi tips perjalanan ke Eropa di sela-sela bussines trip awal Maret 2008 lalu.

Minggu pertama selama 4 hari berada di Nantes, sebelah barat Paris (Prancis bagian barat). Brangkatnya jam 1 siang pakai GA transit di Changi, tapi rada beruntung karena flight ke Paris dengan Air France (Boeing 777) baru jam 8 malam. So, lumayan deh dapat 2.5 jam ngider2 di Orchard.

Tips buat teman2 yg kebetulan ke Singapore sendirian/berdua, coba pakai saja Limousine Bus yang ada di sana. Mobilnya Mercy Vito dan tarifnya cuma Sin$ 7 ke area Orchard (biasanya drop point di hotel2). Waktu kembali ke Changi malamnya, saya malah coba pakai Bis Kota … dari Orchard ke Changi cuma bayar S$ 2.8, murah dan cepat. Lumayan gampang kok, padahal bawa 1 ransel + 1 travel luggage ukuran kecil (masuk cabin pswt).

Sampai di Paris (Charles de Gaulle Apt) pagi besoknya, langsung transit ke connecting flight yg ke Nantes . Tapi rada kesel dengan pemeriksaan security yg ketat, termasuk keluar masukkan laptop untuk dicek. Untungnya gak separah kalo terbang ke US yg laptopnya harus dicoba hidupkan dulu. Tambah kesel lagi karena Air France (Boeing 737) yg ditumpangi delay 1.5 jam. Ternyata sama aja untuk urusan delay sama di nagri kita. he..he..
Kebayang pertama, Nantes paling2 cuma kota kecil jika dibandingkan Paris yang pernah saya kitari di 10 thn lalu. Sampai di Nantes Apt jam 11 siang, langsung naik taxi ke hotel Mercure di area Central. Ternyata kotanya lumayan besar, kayak Semarang kali ya… tapi jalan2nya gak terlalu besar2 dan gak banyak mobil, jadi gak ada macet2an. Ada beberapa tempat wisata, tapi rata2 kastil dan kathedral/gereja tua.

eiffel-im-in-ekstrim.jpg


Tips, kalo ke Prancis, cari hotel linknya Novotel/Mercure/Ibis dll (www.accorhotels.com), karena di seluruh Prancis sangat gampang dan paling banyak pilihannya (dari yg lux, moderate, sampai kelas Formule1 yg sangat ekonomis). Transportnya bisa pakai bis atau trem/train yg jalannya di sisi jalan mobil.


Karena selesai test hari Jumat dan flight ke Jerman masih hari minggu, maka Sabtu paginya langsung angkat koper… dan brangkat ke Paris . Dari Nantes ke Paris saya coba pakai TGV, bullet trainnya Prancis. Wah, nyaman dan cepat banget… tapi masih berasa ada goyangan, gak seperti Shinkansen yang seperti terbang dari rel.

Tips, kalo travelling di Prancis/Eropa dengan metode travel alone, memang enak pakai kereta untuk pindah antar negara. TGV kelas business (udah termasuk VIP kalo di Argo) dari Nantes ke Paris sktr Euro 53, kalau yg VIP atau Compartment sktr Euro 80-100. Waktu tempuh cuma 2 jam, padahal jaraknya sktr 350 km (speed rata2 TGV-nya 175 km/jam).

Sampai di Paris jam 12 siang, ya langsung check-in ke hotel dan ngider2 di sepanjang Champ de Ellysee, main street-nya Paris. Muter2 nemenin Client ke Arc de Triomph (di ujung de Ellysee), trus jalan ke Eiffel sambil ngelewatin Museum . Sampai di Eiffel cuma foto2 aja, soalnya si Client gak mau naik yang karena panjangnya antrian bisa makan waktu 3 jam-an sampai turun lagi. Trus balik lagi ke de Ellysee pakai Subway train.

berlin-brudenburgetor.jpg

Tips, kalo di Paris, cari hotel di sekitar Champ de Ellysee saja karena sangat dekat kemana2. Kalaupun ada lokasi yg agak jauh, bisa dicapai dgn Subway yg gak terlalu mahal. Karena lokasi strategis, harga hotel di prime area ini sangat mahal. Kelas Mercure yg di Nantes cuma Euro 102, di de Ellysee bisa diatas Euro 300! Waktu itu saya pilih Best Western dgn tarif Euro 99 dgn booking via internet di www.booking.com.
In general, kalau mau travel ke LN, coba aja googling untuk cari tiket pswt, hotel, local tour operator, dll yg paling murah. Saya sendiri walaupun business trip ditanggung kantor, tapi saya milih booking hotel dan transport di eropa sendiri. Biar gampang kalo mau sightseeing.

Cuma tiket pp aja yg dibooking kantor.Oh ya, waktu trip 10 thn lalu itu saya pakai tour dari Jkt dengan tujuan Inggris/London. Dari London naik limousine coach dgn wisatawan dari negara lain ke Belgia, Belanda, Jerman , Austria , Italy , Swiss, dan berakhir di Prancis/Paris dgn full jalan darat selama 10 hari. Memang enak sih ikut tour, karena semua sudah diurus dan kita tinggal bayar sktr US$ 2600 (x rate waktu itu yg masih Rp 2400/$ 1).
Menyambung resensi perjalanan part 1, sekarang tentang part 2 untuk trip ke Jerman.

A. Paris – Hannover
Minggu ke-2 perjalanan dinas saya dimulai dengan pindah lokasi performance test ke vendor factory di Wernigerode-Jerman.
Berangkat dari hotel di Paris ke airport Charles de Gaulle pada jam 10 pagi, untuk mengejar regional flight ke Hannover.  Ternyata flight dari Air France ini tipe kecil, walaupun jetplane tapi komposisi tempat duduk cuma 1 baris kiri & 1 baris kanan, total seat untuk 50-an passangers.
Sesampai di Hannover, saya langsung berinisiatif sewa mobil ber-GPS, sesuai advise dari kolega vendor di Prancis.  Dapatnya Citroen C4 di Avis Rent Car yg berlokasi di airport Hannover.  Lumayan nyaman, seperti bawa Civil 2 pintu… tapi serba modern.
=> Tips: jika berkunjung ke eropa dalam jangka waktu singkat dan ingin enjoy sendirian/sekeluarga (tidak repot turun naik kereta/bis & cari transport), ada baiknya mencoba sewa mobil yg banyak tersedia di sana.  Jangan lupa pilih yg ber-GPS untuk memudahkan pencarian arah.jalan.
Sebenarnya perlu SIM Internasional, namun karena untuk waktu singkat dan jika yakin akan kemampuan Anda berkendara, rent car ini hanya perlu SIM lokal kita dan kartu kredit, itu saja  (saya serahkan SIM A Bali dan CC Niaga Visa… no problem).  Costnya sekitar Euro 55 / hari untuk pemakaian lintas negara.

B. Hannover – Wernigerode
Perjalanan dari Hannover ke Wernigerode, sebuah kota kecil yg terletak di bagian Jerman Timur dulunya, lumayan jauh… 180 km.  Tapi karena lewat Autobahn terus (tol) dan dibantu GPS cuma makan waktu 2 jam.  Hati2 juga dengan rambu jalan, terutama untuk area yg kecepatannya dipantau.
Sesampai di Wernigerode sudah malam, dan terlihat kalau kota ini kecil sekali dgn penduduk cuma sktr 650 rb jiwa.  Mirip2 Tuban… tapi tentunya dengan lingkungan teratur, dan jam 7 malam sudah sepi…  Di pagi hari baru kelihatan jika kota ini asri juga dgn banyak bangunan antik, terutama di center town (alun2 kota) dekat dengan Weisser Hirsch Hotel tempat saya menginap.
=> Tips: kota Wernigerode ini agak kecil dan kurang cocok buat Anda yg ingin berwisata ke banyak tempat.  Namun dekat Wernigerode ada lokasi main ski yang sangat digemari orang2, bukan saja Jerman, tapi juga negara2 tetangganya.

C. Berlin
Mumpung ada waktu senggang sehari diantara 2 motor tests, saya ajak Client untuk ke Berlin yg cuma berjarak 150 km dari Wernigerode.  Berangkat jam 8 pagi masih dengan si Citroen C4 langsung menuju ke Berlin (set dulu di GPS untuk tujuannya supaya mudah).  Sampai di Berlin langsung cari tempat parkir mobil di daerah Kurfurstendamm (Kudam).  Setelah itu tinggal menyusuri jalan Kudam yg sangat terkenal (kalo di Jakarta: Blok M, dan di Surabaya: Tunjungan).
Mampir Hard Rock Cafe Berlin untuk lunch dan beli merchandise, serta banyak toko2 souvenir di sepanjang jalan Kudam ini.  Trus lanjut lagi ke salah satu gerbang batas Jerman Timur & Jerman Barat di Brundenburgertor.  Pinginnya sih ke sisa tembok Berlin yg belum diruntuhkan…, tapi karena lokasinya jauh dan waktu yg terbatas, maka diputuskan cuma ke area2 terdekat saja.
=>Tips: sebaiknya parkir mobil (jika membawa mobil sendiri) di area terdekat, dan lanjutkan dgn jalan kaki dan naik bis/kereta untuk menghindari tersasar di kota yg Anda tidak ketahui.  Naik kereta di Berlin sangat nyaman dan mudah.  Tinggal beli tiket di vending machine yg ada, dan langsung naik ke kereta yg ke tujuannya.  Tidak ada petugas sama sekali, hanya kepercayaan lah yg diutamakan di sini.  (kapan ya… di Indonesia ada fasilitas spt ini?  bakal gak ada yg beli karcis alias gratisan… kalo gak ada petugas)

D. Wernigerode – Hannover – Paris – Changi – Jakarta
Tiba saat kepulangan, langsung bawa si C4 lewat Autobahn yang sama dari Wernigerode ke Hannover Airport.  Tinggal serahkan kunci mobilnya ke Avis Rent Car dan dicek kondisi mobilnya selama 10 menitan dan keluar dinal cost yg harus dibayar.  Oh ya, berhubung saya tergesa2, jadinya lupa mengisi bensin lagi untuk mengembalikan ke posisi semula… kena charge bensin deh yg lebih mahal dari harga bensin di gas station.
Selain itu, saya jadi gak punya waktu untuk sekedar sightseing di Hannover City…  (next time might be…)
=> Tips: Usahakan untuk mempunyai cukup waktu sebelum waktu terbangnya guna menghindari ketergesaan.  Selain itu, jika menyewa mobil, jangan lupa untuk mengisi kembali BBM untuk ke posisi awal waktu peminjaman… guna menghindari overcharge pada BBM yg belum diisikan (charge cost : 1,5x lebih mahal dari gasoline price di SPBU).

Dari Hannover Airport, langsung ke Paris dgn regional flight (1 jam 15 mnt)…, dan dilanjutkan international flight ke Singapore dgn waktu terbang sekitar 14 jam.  Transit sebentar di Changi Airport untuk lanjut lagi ke Jakarta (1 jam 35 mnt).  Benar2 perjalanan yg melelahkan… tapi dapat pengalaman trip yg combined antara business and leisure.  Lucky me that Company paid all the expenses costs related to business, except for personal expenses off course.
=> Tips: Sebelum melakukan perjalanan jauh, apalagi terbang dgn waktu lama, sebaiknya persiapkan segala sesuatunya sebelum on-board.  Lakukan exercise ringan dan jalan2 di kabin pesawat untuk melemaskan otot.  Dan jangan lupa untuk perbanyak minum (bukan alkoholic beverages) untuk menghindari dehidrasi.

2 Tanggapan to “TIPS JALAN-JALAN KE EROPA”

  1. hendri Says:

    ajak-ajak donk mas hub-07657023883.

  2. Tour Explora Says:

    Tips2nya bagus2 banget mas. Jadi makin semangat nabung buat ke Perancis :)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: