DI BALIK PILKADA JATIM (ADA SMATRI DI TPS)

Cak Satrio gak gelem melu coblos-coblosan, Cak Koko malah gak pingin onok Golput. Cak Tri sing dadi petugas KPPS melu mumet. Akhire Cak Tri tetep njalano tugase dadi anggota KPPS. Malah sempet disidak Cak Soetarto PDIP (eks Fisik 1). Tapi ben adil, Cak Tri gak melu nyoblos Pilkada Jatim. Sing penting honore Cak… Coba Trans 7 tahu pandangan Cak Satrio dan Cak Koko soal Pilkada, pastilah dua manusia ini bakal diajak acara Kupas Tuntas. Mirip-mirip debat Hermawan Sulistyo vs Budiman Sudjatmiko di TV One. Cak Sat, ogah ikut-ikutan soal Pilkada karena Pilkada dan sejenisnya cuma buat kepentingan parpol belakan. Bukan rakyat. Sebaliknya Cak Koko menganggap Pilkada (dengan melakukan pencoblosan) penting untuk mencapai Indonesia damai sejahtera. Cak Satrio said: “I just don’t care with the Pilkada Jatim, if the candidates are not screened yet for free of corruption. As long as all candidates only focus on how to be a Governor of Jatim, people’s welfare will be neglected. Siapapun yg maju…, mereka hanya menomorsatukan PARTAInya. Setelah terpilih…, mereka harus menomorsatukan PARTAInya, dan loyal hanya untuk PARTAInya. (kalaupun diusung koalisi PARTAI, tetap saja harus loyal dgn PARTAI pengusungnya). Terus…, apa kontribusi mereka untuk rakyat Jatim? Any of them has been proven as a clean personnel? Cak Koko justru prihatin dengan tingginya Golput (wee..koyo Ibu Mega rek). Tapi Cak Koko gak sampai “ngusir” Golput dari bumi Indonesia. “By the way This is Indonesia Our Country with multiple Character and Ethnic As U know Our Country had just feel Euforia Indonesia must pass this session. ( The session full complicated no easy to clean corruption in this country )… Tapi… sebagai salah satu bekas warga Jawa timur ngak ada salahnya donk kita berikan spirit…. Dan saya yakin Indonesia akan melewati masa masa kritis seperti ini.. You don’t believe it.. hmm please refresh your mind refer to 100 years ago Yeah Majapahit have similar problem after Gajah Mada Patih disappear and Brawijaya passed away …,” kata Mr Koko, arek Jember. Tapi namanya Cak Tri tetep pada tugas mulianya, jadi petugas KPPS di salah satu TPS Surabaya .Mbuh gara-gara ada Cak Tri, di TPS itu partisipasinya hanya 45%!!! Eh pas enak-enake ngawasi ternyata Cak Soetarto (eks Fisik 1) mewakili PDIP melakukan sidak. Sayang jagoan PDIP SR (Sucipto-Ridwan Hisyam) kalah. Terus Cak Tri dewe? Aku dadi KPPS, tapi gak melu nyoblos… xixixixixixxx Cak Tri kayaknya mo jadi penengah kontroversi Pilkada dan Golput. Biar adil jrengg..

Satu Tanggapan to “DI BALIK PILKADA JATIM (ADA SMATRI DI TPS)”

  1. Cak Di Says:

    Salut buat cak Tri, yang dapat bertoleransi pada Pilkada Jatim.
    Walaupun cak Tri termasuk aliran Golput, tetapi cak Tri ikut sebagai anggota KPPS.
    Ojo-ojo iki gara-gara ole honor panitia, cak Tri melu dadi anggota KPPS. Guyon lho cak Tri, ojo murang muring yo. Engkok honor’e disumbangno gawe acara reuni ex Smatri 88 ae yo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: